Notice: Undefined index: id-id in /home/yukibaby/public_html/catalog/controller/extension/module/ocrandomslider.php on line 19Notice: Undefined index: product_category in /home/yukibaby/public_html/catalog/controller/extension/module/octabcategoryslider.php on line 55Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/yukibaby/public_html/catalog/controller/extension/module/octabcategoryslider.php on line 59Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/yukibaby/public_html/catalog/controller/extension/module/octabcategoryslider.php on line 78Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/yukibaby/public_html/catalog/controller/extension/module/octabcategoryslider.php on line 87Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/yukibaby/public_html/catalog/controller/extension/module/octabcategoryslider.php on line 96 Tips menghadapi si kecil yang ingin tumbuh gigi

Semua Kategori

Paling Laku

There is no Bestseller Products already!

Produk Spesial

There is no Special Products!

Produk Unggulan

Tips menghadapi si kecil yang ingin tumbuh gigi

#

Moms, apa si Kecil sudah mulai tumbuh gigi? Gigi-gigi yang pertama tumbuh pada si Kecil disebut gigi susu. Mengapa dinamakan begitu? Karena gigi yang pertama kali tumbuh ini memiliki warna putih seperti putih susu.

Menurut dokter gigi Hodijah Alatas, dari klinik RHC Jakarta, usia pertama kali si Kecil mengalami pertumbuhan gigi susu sangatlah bervariasi. "Umumnya gigi susu pertama kali tumbuh sebelum si Kecil menginjak usia satu tahun, dan biasanya dimulai dengan pertumbuhan gigi seri bawah," ujar Hodijah saat diwawancarai.

Setelah gigi seri, selanjutnya tumbuh gigi-gigi lain. Seperti gigi geraham dan taring, dan jumlahnya akan lengkap ketika ia menginjak usia 2 tahun. Jumlah gigi susu adalah 20 buah, terdiri dari sepuluh gigi pada rahang atas dan sepuluh gigi pada rahang bawah. Masing-masing deretan gigi itu terdiri dari empat gigi seri, dua gigi taring, dan empat gigi geraham.

"Proses pertumbuhan gigi susu si Kecil akan diawali dengan membesarnya gusi di area sekitar gigi," kata Hodijah. Penyebab bengkak di bagian gusi ini adalah benih gigi susu yang sebelumnya tersimpan di dalam tulang rahang terdorong ke atas dan masuk ke dalam gusi. Setelah gigi mencapai gusi, pertumbuhan akan semakin cepat. tahap ini ditandai dengan gusi yang mulai berbayang putih hingga kemunculan gigi menembus gusi di atasnya, biasa disebut cutting stage atau cutting teeth.

Selama proses pertumbuhan gigi susu berlangsung, si Kecil tidak hanya mengalami bengkak pada gusi. Ia juga akan merasakan gatal di bagian tersebut. Hingga ia pun merasa tidak nyaman dan mengalami peningkatan volume air liur di dalam mulutnya. "Yang perlu Bunda ingat, tidaklah benar apabila dikatakan tumbuhnya gigi susu sering menimbulkan beberapa penyakit," ujar Hodijah.

Meski begitu, beberapa anak terkadang merasa ketidaknyamanan di area mulut. Sehingga ia kerap menolak makan. Inilah yang akan mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh sehingga si Kecil rentan terkena infeksi dan mengalami demam.

Karena merasa tidak nyaman, si Kecil juga akan memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya. Pada saat itulah tubuh si Kecil kemasukkan kuman yang dapat menyebabkan infeksi. Sehingga tidak jarang si Kecil akan sakit pada periode pertumbuhan gigi ini.

Agar si Kecil tetap nyaman semasa proses pertumbuhan gigi susu, Hodijah memberikan beberapa tips untuk Bunda, yakni:

  • Teetheruntuk si Kecil
    Teether atau mainan yang bisa digigit si Kecil ini berfungsi untuk mengurangi kegatalan pada gusinya. Agar si Kecil tetap sehat dalam masa menggigit teether ini, Bunda sebaiknya terus mengawasinya. Bila teether itu terjatuh, segeralah mencucinya. Sehingga tidak ada kuman yang menempel pada mainan tersebut.

 

  • Camilan biskuit atau buah
    Selain teether,Bunda bisa memberikan si Kecil biskuit atau buah berpotongan kecil sebagai finger food. Selain bisa digigit-gigit dan membantu menghilangkan rasa gatal pada gusi, si Kecil pun memperoleh camilan sehat.

 

  • Tunjukan kasih sayang
    Untuk mengalihkan si Kecil dari rasa tidak nyaman, Bunda bisa menunjukkan rasa sayang dengan memberikannya pelukan. Dapat pula mengajak si Kecil bermain, membacakan cerita, atau menyanyikan lagu yang disukainya.

 

Setelah gigi susu muncul Bunda dapat mulai membiasakan si Kecil menyikat gigi dengan cara yang menyenangkan. Misalnya sambil bernyanyi atau menggosok gigi bersama anggota keluarga lain. Yuk Bunda, rawat gigi si Kecil agar sehat hingga tumbuh dewasa.

Semoga tips di atas dapat bermanfaat bagi anda, sekian terimakasih

 

Sumber : Dancow.co.id